Pengaruh APE (Psikologi Pendidikan)

PENGARUH ALAT PERAGA EDUKATIF DI RUMAH

TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK

 

  1. A.     Pendahuluan

 

Bermain merupakan cermin perkembangan anak karena melalui bermain anak belajar mengendalikan diri sendiri dan diharapkan anak dapat melakukan berbagai kegiatan yang merangsang dan mendorong kepribadian anak baik yang mencakup aspek keterampilan/psikomotor, kecerdasan bahasa, emosi maupun sosial. Dalam hal ini mainan sangat berperan penting baik dalam tumbuh kembang anak yaitu dalam melatih ketelitian dan ketekunan anak dalam belajar serta pengembangan kecerdasan logic smart anak.

Bronfen Brenner menyatakan bahwa setiap manusia mempunyai bakat cara belajar kemampuan kognitif yang berbeda-beda dan kemampuan masing-masing individu tergantung pada latar belakang sosial budaya dimana mereka dibesarkan. Gardner menyatakan bahwa logic smart adalah kecerdasan dalam hal angka dan logika dan biasanya kecerdasan ini merupakan kecerdasan ilmuwan, akuntan programmer komputer, ahli matematik dan saintis. Logic smart merupakan salah satu dari kecerdasan majemuk yang dibagi oleh Gardner.[1]

Cara mengembangkan Logic Smart, alat permainan yang penuh strategi dan eksperimen dan hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menggunakan alat / bahan mainan. sebagai guru dan orang tua sangat berperan penting dalam pemilihan permainan edukatif guna mengembangkan kecerdasan anak dan juga agar selalu memperhatikan tingkat kecerdasan dan karakteristik anak, dalam memilih alat permainan tidak membahayakan bagi anak, bagi guru harus mengatur alat permainan agar supaya anak tidak bosan serta bagi orang tua dan guru harus dapat memilih alat permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan anak.

 

  1. B.     Pengertian Alat Peraga/Mainan Edukatif

 

Alat peraga merupakan fasilitas penting dalam Sekolah karena bermanfaat untuk meningkatkan perhatian anak. Dengan alat peraga, anak diajak secara aktif memperhatikan apa yang diajarkan guru. Bila penggunaan alat peraga diikuti dengan metode anak aktif, maka efektifitas pengajaran akan semakin baik. Jadi dalam melengkapi alat peraga Sekolah harus di, imbangi pula dengan kreasi-kreasi yang meningkatkan keaktifan murid- murid.

Alat peraga atau alat bantu mengajar adalah alat-alat atau perlengkapan yang digunakan oleh seorang guru dalam mengajar. Alat peraga sering dipakai saat guru bercerita, oleh karena itu usahakan untuk selalu mengadakan dan memperbarui alat-alat peraga dalam Sekolah. Artinya, seorang guru dapat (bahkan perlu) menggunakannya dalam mengajar bagian demi bagian kegiatan dalam Sekolah.

 

  1. C.     Urgensi dan Tujuan Alat Peraga Edukatif di lingkungan pendidikan di sekolah

Alat peraga penting sebagai salah satu fasilitas wajib dalam Sekolah karena:

  1. Dengan alat peraga, pelajaran akan disajikan lebih menarik.
  2. Mengarahkan perhatian anak (anak perlu alat bantu untuk berkonsentrasi dalam mendengarkan pengajaran).
  3. Membantu pengertian (menjelaskan cerita), karena pengertian anak akan sesuatu hal bisa
  4. berbeda dengan apa yang guru maksudkan. Sementara tidak semua guru dapatmenceritakan dengan baik detail- detail ceritanya. Jadi Alat peraga adalah alat untuk menjelaskan yang sangat efektif.

 

  1. D.    Fungsi dan Manfaat Alat Peraga Edukatif

 

  1. Untuk menjelaskan usia, ciri khas, karekter atau sifat dari seorang tokoh. Dengan alatperaga, gambar lebih jelas daripada dijelaskan dengan kata-kata saja. Sehinggaanak dapat menghayati karakter tokoh yang diceritakan.
  2. Untuk menjelaskan situasi sebuah tempat, misal keadaan sebuah kota, bangunan,dan sebagainya, dengan gambar akan lebih jelas daripada diceritakan secara lisansaja.
  3. Untuk menjelaskan alur cerita.
  4. Untuk menggambarkan hubungan keluarga (bila menceritakan silsilah).
  5. Untuk menjembatani budaya yang berbeda dengan keadaan hidup anak-anak padamasa kini dengan setting cerita yang diceritakan oleh guru.
  6. Alat peraga adalah alat bantu bagi anak untuk mengingat pelajaran. Alat peraga dapatmenimbulkan kesan di hati sehingga anak-anak tidak mudah melupakannya. Sejalan denganingatan anak akan alat peraga itu, ia juga diingatkan dengan pelajaran yang disampaikanguru.
  7. Semakin kecil anak, ia semakin perlu visualisasi/konkret (perlu lebih banyak alat peraga) yang dapat disentuh, dilihat, dirasakan, dan didengarnya.

 


 

KESIMPULAN

 

Dalam pembahasan makalah ini dapat kami simpulkan :

 

  1. Bahwa sebagai guru dan orang tua sangat berperan penting dalam pemilihan permainan edukatif guna mengembangkan logic smart anak

Disarankan pada orang tua dan guru agar selalu memperhatikan tingkat kecerdasan dan karakteristik anak, dalam memilih alat permainan tidak membahayakan bagi anak, bagi guru harus mengatur alat permainan agar supaya anak tidak bosan serta bagi orang tua dan guru harus dapat memilih alat permainan yang dapat meningkatkan logic smart anak.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Agama dan Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s